Sabtu, 12 Desember 2015

PANGGILAN_SAYANG

Siang itu, bel istirahat baru saja menggema di sebuah sekolah sederhana di pinggir kota. Siswa-siswi berhamburan keluar.  Tampak sekelompok siswa  melangkah menuju arah perpustakaan, dan beberapa diantaranya kemudian berbelok arah menuju ruang guru. Sementara sebagian besar siswa menuju kantin yang berada di sebelah utara sekolah.  Tak terkecuali Anto Si kribo dan  Olleng Si Dekil yang hobi membully tiap orang yang dijumpai. Seperti biasa tujuan mereka bukan hanya ke kantin, tapi juga ke WC mushollah yang terletak tak jauh dari kantin . Sekedar ingin membasuh muka biar lebih kinclong, katanya.
“Nto… kenapa rambutmu makin subur saja?” Tanya Olleng sambil mengusap-usap rambut Anto yang semakin hari  semakin tumbuh lebat. Tampak sekali keakraban dua sejawat ini. Persahabatan yang sudah terjalin sejak duduk di bangku SD tak akan pernah lekang di telan waktu.
“Ndak tau mi ini, Lleng. Padahal setiap harija pake sampo sunsil sama sampo jing anti dendraf,  tapi kenapa itu di’?” jawab Anto dengan alis berkerut dan muka yang tampak kebingungan.
“Awwe!, kenapa bae pake jing anti dendraf? Tidak cocok memang itu.”  Olleng menepuk pundak sahabatnya itu sembari geleng-geleng.
“Apa pale yang cocok?”
“Itu he, yang iklannya Yagnes Monika. Mutau ji to?”
“Ooo… Yang mana itu?”
“Haddeh… Ampunnga saya”
            Didepan Musollah berdiri seorang wanita berjilbab yang tak lain adalah teman sekelas mereka. Dia Murni. Nama lengkapnya Murniati Tajudding. Gadis lugu nan santun dan sangat menjujung nilai-nilai agama.
            “Wiess… Assalamu’alaikum, Ustadzah,” Sahut Olleng menyapa.
            “Eh …. Wa’alaikumussalam,” Jawab Murni setengah terkaget.
            “Mauko apa disini, clingak-clinguk sendiri, Mamah dedeh?” Tanya Anto
            “Tidak ji, ada kegiatan di dalam.”
            “Oooo… pengajian?”  Sahut mereka kompak.
            “Iya, pengajiannya anak-anak Rohis,” jawab Murni santun seraya melepas ikat sepatunya, “ayomi masuk, banyak ji laki-laki juga di dalam.”
            “Hhaha.. Jangan mi deh, nanti  jadi ustads-ustads ka juga, tidak adami itu yang bisa dengar ceramah di mesjid kalau jadi ustads semua orang,” ucap Anto menjelaskan. Sementara Murni hanya tersenyum tipis.
            “Masuk duluanka, pale,”
            “Otreee … Ustadzah “

The END
            Ustadzah, Mamah Dedeh, dan panggilan sayang lainnya mungkin kerap kali menjadi panggilan yang disematkan pada wanita yang berhijab syar’i atau wanita yang jika berbicara selalu di kaitkan-kaitkan dengan agama. Entah apa maksud dibalik panggilan-panggilan itu. Entah mungkin ingin mengolok atau malah untuk memberi motivasi. Namun bagi saya panggilan-panggilan tersebut adalah sebuah panggilan sayang. Iya, panggilan sayang!. Bukankah panggilan-panggilan itu berarti Doa untuk kita. Laa Tagdhob Alias jangan marah, kata temanku.  Jika dipanggil ustadzah, Keep Calm saja!k, karena itu berarti di pandangan mereka kita ini orang berilmu. Bukankan ustadzah artinya pengajar alias guru? Dan guru ya, orang berilmu.
Jangan kecewa jika dipanggil Mamah Dedeh. Bukan maksud mereka menekankan bahwa kamu sudah tua seperti Mamah Dedeh. Bukan! Anggap saja itu doa dari mereka supaya kelak ilmu kita seperti Mamah Dedeh. Aamiin
Pernah juga suatu ketika, saya masih ingat waktu zaman film KCB alias Ketika Cinta Bertasbih lagi hangat-hangatnya diperbincangkan, salah satu teman kampus (sebut saja namanya  Maemunah) memanggil saya dengan julukan Ketika Cinta Bertasbih. Kurang lebih cara menyapanya seperti ini
“ Hey.. Assalamu’alaikum, Ketika Cinta Bertasbih”
 Rempong kan? Yeallah, saya yang mendengarnya saja sangat rempong, apalagi yang mengucapakan. Tapi jujur saja , saya senang dengan panggilan itu, sebab itu artinya 0,0020 % kemungkinan  saya mirip Okky Setiana Dewi, bintang utama dalam film itu. Hhahay… Aamiin kan saja deh :D
            Sekedar pesan saja untuk saudariku sesama perempuan muslim, jangan takut hijrah hanya karena takut Dianggap  sok suci atau dipanggil Ustadzah, Mamah Dedeh ataulah panggilan sayang lainya. Anggap saja sebagai doa untuk kita. Iya to…Iya to???



Kamis, 09 Juli 2015

Doa Sujud Tilawah, Sujud Sahwi Dan Sujud Syukur

  • SUJUD TILAWAH
Sujud tilawah yaitu sujud karena membaca atau mendengar ayat-ayat Al-Qur’an tertentu, yakni yang dinamakan ayat-ayat sajadah. Bacaan sujud tilawah
:سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ“
Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”
Artinya:”Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta.”
  • SUJUD SAHWI
Sujud sahwi yaitu sujud yang dilakukan orang yang shalat, sebanyak dua kali untuk menutup kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan shalat, baik kekurangan raka’at, kelebihan raka’at, atau karena ragu-ragu yang disebabkan karena lupa.
Bacaan sujud sahwi
:سبحان الذي لا ينام ولا يسهو”
Subhaa nalladzi laa yanaa mu wa laa yas hu”
Artinya:“Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”
  • SUJUD SYUKUR
Sujud syukur yaitu sujud yang dilakukan karena kita menerima kenikmatan atau mendengar berita yang menggembirakan. Bacaan sujud syukur
:سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبِّي حَقَّا حَقَّا، سَجَدْتُ لَكَ يَارَبِّ تَعَبُّدًا وَرِقًّا. اَللَّهُمَّ اِنَّ عَمَلِي ضَعِيْفٌ فَضَاعِفْ لِي. اَللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تُبْعَثُ عِبَادُكَ وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.”
Subhânakallâhumma Anta Rabbî haq-qan haqqâ, sajadtu laka yâ Rabbî ta-’abbudan wa riqqâ. Allâhumma inna ‘amalî dha’îfun fadha’i lî. Allâhumma qinî ‘adzâbaka yawma tub’atsu ‘ibâduka wa tub ‘alayya innaka Antat tawwâbur Rahîm.”
Artinya:”Maha Suci Engkau. Ya Allah, Engkaulah Tuhaku yang sebenarnya, aku sujud kepada-Mu ya Rabbi sebagai pengabdian dan penghambaan. Ya Allah, sungguh amalku lemah, maka lipat gandakan pahalanya bagiku. Ya Allah, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari hamba-hamba-Mu dibangkitkan, terimalah taubatku, sesunguhnya Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang.”

Sabtu, 23 Mei 2015

HADITS TENTANG PROSES KEJADIAN MANUSIA


عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ : إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ   ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ      أَوْ سَعِيْدٌ.    فَوَ اللهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ  الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا                              
[رواه البخاري ومسلم]


Dari Abu Abdurrohman bin Ms’ud r.a. yang berkata: Rosulullah SAW telah bersabda, sedangkan beliau adalah orang berkata benar dan dibenarkan, “ Sesungguhnya salah seorang dari kamu, penciptaanya telah di himpun di  perut ibunya selama empat puluh hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘aaqoh selama itu pula, kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula. Lalu, diutuslah malaikat kepadanya. Meniupkan ruh kepadanya, diperintahkan untuk menulis empat hal: menulis rezkinya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia celaka atau bahagia. Demi Alloh yang tiada Ilah selain Dia, sesungguhnya salah seorang dari kamu kadang-kadang  beramal dengan amalan ahli surga sampai-sampai jarak antara dirinya dengannya tinggal satu hasta, namun ia telah didahului oleh kitab, maka ia melakukan amalan ahli neraka, lantas ia pun memasuki neraka. Sungguh, kadang-kadang salah seorang dari kamu beramal dengan amalan ahli neraka sampai samapi jarak antara dirinya dengannya itu tinggal satu hasta, namun ia telah didahului oleh kitab, maka ia melaksanakan amalan ahli surag, lantas ia pun masuk surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

BIOGRAFI SAHABAT

Abdullohbin Mas’ud r.a telah masuk Islam di Mekkah sejak lama, bahkan dikatakan orang keenam yang pertama-tama masuk Islam. Sebab keislaman adalah bahwa Nabi SAW pernah berlalu di hadapannya ketika ia menggembalakan kambing milik Uqbah bin Abi Mu’ith.

Beliau bertanya kepadanya, “Nak! Apakah kamu ada susu yang bisa kamu berikan utnuk kami minum ?”
“Ya, tetapi saya hanya orang yang mendapat titipan”,jawabnya
“Apakah bersamamu ada seekor anak kambing yang belum dewasa?”tanya beliau
“Ya”, jawabnya
Ia lantas membawanya kepada beliau. Nabi SAW Mengusap teteknya seraya berdoa. Tiba-tiba teteknya menjadi penuh berisi susu.  Beliau pun memerahnya ke dalam bejana yang dibawa oleh Abu Bakar. Beliau minum dan memberi minum Abu Bakar r.a. Kemudian beliau berujar kepada tetek tersebut, “ kembalilah seperti semula!” Maka, ia pun kembali kepada keadaan semula, tidak ada susu didalamnya. Melihat itu, Ibnu Mas’ud r.a pun masuk Islam.
Ibnu Mas’ud r.a adalah seorang sekertaris Nabi. Ia pernah mengatakan, “ Demi Alloh yang tiada Ilah selain Dia, tidak ada satu ayat pun Alloh yang turun , kecuali aku mengetahui di mana ia turun dan berkenaan dengan apa ia turun. Sekiranya aku mengetahui  ada seseorang yang lebih tahun tentang kitab Alloh daripada aku, sedangkan  tempat tinggalnya bisa ditempuh dengan kendaraan, niscaya aku akan menandatanginya.” Ia meriwayatkan 848 hadits dari Rosulullah SAW . Wafat pada tahun 33 H. Dalam usia enam puluh lebih beberapa tahun dikuburkan di Bagi’.

KANDUNGAN HADITS
1.      Bahan baku penciptaan manusia disimpan dalamrahim ibunya selama empat puluh hari.
2.      Sesudah itu, janin berubah menjadi segumpal darah kental selama empat puluh hari.
3.      Sesudah itu, janin berubah menjadi sekerat daging kecil selama empat puluh hari.
4.      Malaikat diutus untuk meniupkan ruh kepadanya.
5.      Malaikat tersebut diperintahkan untuk menulis empat hal, yaitu : tentang rezekinya, ajalnya, amalnya, dan apakah ia kelak sengasara atau bahagia.
6.      Kadang-kadang seseorang telah melaksanakan amalan-amalan penduduk surga, namun menjelang kematianya ia kafir sehingga masuk neraka.
7.      Kadang-kadang seseorang telah melaksanakan amalan-amalan penduduk neraka, namun menjelang kematianya ia beriman sehingga masuk surga.

KESIMPULAN HADITS
1.      Kesengsaraan dan kebahagiaan manusia telah ditetapkan takdirnya sebelum kelahiran
2.      Tidak boleh manusia memastikan bahwa seseorang itu akan masuk surga atau neraka
3.      Amalan-amalan itu dinilai berdasarkan penutup-pentupnya
4.      Dianjurkan bersumpah utnuk menegaskan perkara yang diberitakan.


Selasa, 24 Maret 2015

GARA-GARA BUKU “GARA-GARA INDONESIA"


Bismillah...Assalamu’alaikum wr.wb ... selamat sore calon pengemban amanah negara, para pejuang masa depan bangsa, para kandidat-kandidat yang akan menjadikan bangsa kita maju tak terkalahkan. J
                Sore ini saya ingin sedikit berbagi tentang sebuah buku yang baru saja saya lahap. Bukunya keren ,sekeren yang baca. heee..? :P
Pokoknya kalo temen-temen jalan-jalan ke toko buku ato di manapun tempat yang jual buku, usahakan deh, cari buku yang satu ini. Tapi jangan cuma di cari yeh, beli juga.:) tapi kalo kantong belum mendukung, yahhh tak apalah, berselucur di perpus mini punya temen, bisa  dapat ilmu gratisan, yah Alhamdulillah.
Kayak saya ini hampir 80% buku yang pernah saya baca belum satu pun yang bisa jadi milik pribadi, haha biasalah mahasiswa dengan kantong pas-pasan, J selain karena sebenarnya hobi baca, yang bisa di bilang sangat di paksakan *hahhay... soalnya kata orang mahasiswa mana, bisa jadi luar biasa kalo tidak suka baca, jadinya bela-belai dah tuh pinjem sana sini sama teman,mulai dari novel sampe novel lagi sudah saya lahap. Paling malas kalo di suruh baca buku sosiologi, behhhh paling tidak suuuka *Laaaah padahal kan saya jurusannya sosiologi? ah ya sudahlah, yang penting namanya baca buku. Mau cuma novel kek, terserah saya dong J
Tapi buku kali yang yang saya rekomedasikan buat temen-temen bukan novel, tapi buku Pelajaran. *Ssueer beneran buku pelajaran kokJ, judulnya “GARA-GARA INDONESIA”  karangan Bapak Agung Pribadi.  Buku ini memperkenalkan saya dengan kata HISTORIVASI alias Histori dalam Motivasi, kereeeeen BeGeTe deh, pokoknya nih buku. Kita belajar bisa sejarah tanpa perlu sress  sana sini, karena di sajikan secara ringan dan menarik.
Sepakat dengan  kalimat Asma Nadia yang tertulis di bagian cover buku ini
“Sejarah harusnya diajarkan seperti buku ini, bukan hafalan tahun , nama, atau urutan peristiwa tapi punya muatan motivasi yang istimewa “

                Cocok untuk kamu pemuda-pemudi indonesia yang masih memiliki darah juang yang tinggi dan membara tapi malas membaca buku sejarah, macam saya..hahah J Yah itu lah....
Bapak Agung pribadi, walaupun namanya pribadi tapi sepertinya bapak satu ini tidak mementikan pribadinya sendiri tapi juga mementikan nasib bangsa dengan cara membangkitkan semangat pemuda-pemudi indonesia untuk cinta Tanah Air. Agung mengungkap fakta mengejutkan tentang Indonesia yang sebenanya punya andil besar dalam perubahan dunia. Tidak percaya? Makanya jangan Cuma jeleknya saja yang di pelajari dari negeri kita, pelajari juga potensi besar yang di miliki. Teranyata negara kita negara luar biasa !!!
                Gara-gara Indonesia, Amerika kalah perang di Vietnam
                Gara-gara Indonesia, Napoleon kalahperang di Eropa
Gara-gara Indonesia kolonalis kehilangan puluhan negara jajahan.
Kalau tidak ada Indonesia, mungkin Amerika tidak di temukan indonesia
Kalau bukan karena Indonesia, mungkin malaria lebih mematikan
Kalau bukan karena Indonesia, mungkin dunia tidak sedamai sekarang
                Cuma di Indonesian Kubilah Khan di pecundangi dan diperdaya
                Cuma Indonesia  yang mengalahkan Sekutu setelah Perang Dunia II
Cuma Indonesia yang bisa membuat tandingan PBB.
Dan
GARA-GARA BUKU “GARA-GARA INDONESIA” Saya pemudi Indonesia.
Semakin cinta Indonesia
GARA-GARA BUKU “GARA-GARA INDONESIA” Saya pemudi Indonesia.
Saya ingin tetap menulis, meski Cuma blogger kambuhan yang penting tetap menulis.  InsyaAllah.
Terima kasih untuk kak Nia kamida yang seperti biasa mengizinkan saya melahap buku keren nya .
So sampe disini dulu, Thanks for Reading ^^ ,Bye Bye
Eh...jangan lupa cari bukunya yah... J

Makassar 20 Maret 2015
Nursuci Ramadhani

Rabu, 11 Maret 2015

CERITA RINDU MASA PUTIH BIRU


Bismillah... Hari ini saya ingin sedikit bercerita. Meski masih tergolong penulis amatiran plus blogger kambuhan  :D Tulisan ini itung-itung sebagai pengobat rindu juga. Rindu kenangan masa lampau, terutama masa putih biru alias masa SMP.
Singakat cerita, Tahun 2005 kalau saya tidak salah, akhirnya nama saya tercatat sebagai salah seorang siswa di salah satu sekolah berbasis Islam yang ada di Kabupaten Sinjai, sebut saja SMP Islam Almarkaz Al islamy Darul Istiqomah yang dikenal sabagai sabuah Pondok Pesantren, adapun  pengertian mengenai Pondok Pesantren, saya kutip dari sebuah skripsi yakni Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional Islam untuk mempelajari, memahami, mendalami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari. Rofiq dkk (2005:1).
Sebagai seorang Alumni pondok pesantren saya membetulkan pengertian diatas, bahawa pesantren menekankan pentingnya moral keagamaan. Disana kami diajarkan berpakaian sebagai seorang muslimah(Rok, Baju Kurung, Kudung Lilit), belajar mengaji, menghafal Al qur’an (kami santri SMP masih tahap menghafal Juz Amma, walaupun ada diantara yang lain mampu labih dari itu) serta latihan dakwah dll. Dipondok ini juga saya ditakdirkan untuk bertemu dengan santri-santri lainnya, dari berbagai daerah, tapi dominan masih satu suku, Bugis Makassar.
Ya sudah sampai disini dulu Caritanya, Capek mengetik, masih ada tontonan yang musti saya selesaikan. Film Anime, Detektif Conan. #Gemar... J
Mohon maaf jika ada salah kata,Sampai Jumpa pada episode cerita yang lain. Terima Kasih Sudah Menyempatkan membaca, J
Makassar, 18 Januari 2015
#Salam Rindu
Nursuci Ramadhani

.

Senin, 02 Maret 2015

PENDIDIKAN KITA SEDANG SAKIT eps.Curhat again..


Assalamu’alaikum... eh..baca Basmalah dulu kali ye, BismillahiRrohmani Rrohim. Selamat sore. Senang sekali, akhirnya jari-jari ini bisa ngetik lagi, walaupun sebenarnya, Cuma mau curhat doang ... Hehehe Curhat terus kayaknya, fhuuu *Dassssaaaar...
            Ok fix, kita mulai bercerita. Jangan ngantuk yah? Kalo bisa sediakan kopi, plus cemilan penghilang rasa ngantuk..kalo tidk mempan Tidur saja lah,Kasihan Kalo bela-belain baca curhatan saya ini, Tapi sebenarnya lebih kasian kalo tidak sempat baca jg dijamin boriiiing... *Heggg???
OK lah kita mulai saja, dari pada penasaran. Kan kasihaaan... tapi sebelumnya ada yang tau tidak saya mau cerita apa? Hayyyooo apa coba? Jangan berfikir macam-macam yah? Banyak loh, orang yang paling sering berpikiran aneh terhadap saya :(  disangka lebay lah, alay lah. Dll Tapi memang sebenarnya memang iya sih... :( . Tapi bukan itu yang menjadi tema curhatan saya kali ini. Ada Curhatan lain yang lebih seruuuu..dan lebih garing lagi. Lanjut baca saja kalo tidak percaya.
Ok..Kita langsung pada curhatannya yah..capek ngetik padahal baru pembukaan  doang. Maklum memang sudah kebiasaan buruk saya. Sangat bertele-tele. Dari yang mau nulis itu, eh..malah nulis ini, tapi sebenarnya mau nulis ini tapi malah ngetik itu. Tapi walaupun tulisannya ini itu, tetap saja isinya bakal Curhatan dong seperti yang saya tulis dibawah ini.
Ah mulai sajalah....beneran sudah capek...
Pagi-pagi sekali saya sudah siap didepan cermin. Rapih dengan Baju Putih, Rok Hitam, dan kerudung hitam. Khas mahasiswa yang sedang melaksanakan PPL. Memang benar, saat ini saya sedang melaksanakan PPL di salah satu sekolah  yang ada di kota ini. Jujur awalnya saya merasa ada ketidak sanggupan hinggap di diri saya. Takut ini, khwatir itu, dll. Mungkin karena kami akan bertemu kurikulum 2013 yang sama sekali tidak kami mengerti. T_T hiks..hisk...
Ternyata Saya dapat giliran pertama untuk mengajar. Materi peneliatian sosial. Materi yang paling saya hindari, Sebenarnya. Tapi tak apalah segala keperluan sudah dipersiapkan sebelumnya, Silabus? Sudah. RPP? Beres. PPT? Kelar? Materi? Fix...
Dan Benar saja kata sahabatku, “Semua tidak sesulit yang difikirkan”  Alhamdulillah semua berjalan lancar, sesuai yang diharapkan. pelajaran hari ini. SUKSES !!! *Mungkin...:(
Waktu istirahat pun tiba, waktunya isi perut .. tapi rencana tetap rencana, bisa saja batal karena berbagai faktor.. salah satunya karena kejadian itu..kejadian yang membuat saya sadar bahwa PENDIDIKAN DI INDONESIA SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA.. Rasanya ingin menangis melihat generasi penerus bangsa saling lampar batu, kursi, dll, hanya karena persoalan sepele. Orang tua mereka di sekolah (GURU ) tak luput dari amukan mereka. Bahkan saat Asma Allah yang agung dibacakan,  keadaan berubah. Sama saja. Kasihan... kejadian itu sebenarnya biasa saya dapatkan juga dikampus. tapi jujur saja, kejadian demi kejadian belum membuka hati saya. Saya beranggapan masa seperti itu wajar saja saat duduk dibangku kuliah. Wajar?? Ah entahlah.. Tapi hal ini lain. Terjadi di bangku SMA. Masa yang sebenarnya menurut saya masa yang yang sangat muda. Masih kecil. masa yang seharusnya belum mengenal istilah tawuran... :( 
Apa sebabnya? Mungkinkah karena faktor didikan dalam keluarga dan sekolah yang salah? Ato memang karena tawuran lagi ngetrend? ato mungkin mungkin pengetahuan agama yang kurang? Mungkin juga sudah menjadi ciri khas pendidikan di kota ini?  Mungkin juga karena faktor lain? Entahlah... yang saya tau Akhlak generasi kita sudah tergerus zaman. Tenggalam hingga dasar yang tak terjangkau lagi...
Mungkin inilah yang ingin Allah tinjukkan kepada saya. Hingga Allah menakdirkan saya untuk melakukan PPL disekolah ini. Mungkin Allah ingin agar saya tidak lagi berkutat di teori saja, Allah ingin saya punya aksi, setidaknya sedikit mengobati PENDIDIKAN kita yang sedang “SAKIT PARAH” yang mungkin penyakitnya sudah stadium akhir. tapi apa yang harus saya lakukan Robb?  Apaaaaa???sekali lagi .Entahlahhh.... :(
Sejenak saya berpikir inilah pentingnya eksistensi ROHIS di sebuah sekolah. ROHIS menjadi wadah penguat akhlak, ROHIS adalah jalan meluruskan pikiran generasi muda yang kata orang masih labil, tidak punya pedoman, mencari jati diri ato apalah istilahnya. Namun saat sudah ROHIS berani bankit eh...malah dikira Teroris. Ah indonesia..indonesia...:(
Ah sudahlah sampe disini dulu curahan hati saya. Mungkin ada dari teman-teman pembaca yang berkenang memberikan solusi lain ato punya pandangan lain,..mohon bantuanya..terima kasih.Wassalm..

Nursuci Ramadhani
Makassar, 2 Maret 2015






Minggu, 25 Januari 2015

BELAJAR DARI SAKIT


Seminggu yabg lalu Allah SWT. Kembali menguji saya dengan sakit, dan Alhamdulillah  pekan ini kembali beraktifitas seperti biasanya, beres-beres kamar kost, mencuci pakean, dan ngampus. Pekan ini, selain kesibukan cari referensi untuk proposal juga disibukkan dengan jadwal pembayaran SPP dan pendaftaran PPL 2 , untungnya BANK yang diamanahkan untuk menjadi fasilitator pembayaran SPP semester ini menyediakan layanan didepan Gedung phinisi jadinya, selain menghemat waktu, juga menghemat tenaga dan biaya. Ngemeng-ngemeng tentang biaya, harga sewa pete’-pete’ (Public Transportation)  tak kunjung turun padahal BBM sudah resmi diturunkan lagi oleh apk persiden kita terhormat. Ya sudahlah kita kembali ketopik pembicaraan kita, saya rada kagak ngerti dunia perpolitikan .hehe :D
Sakit yang saya rasakan pekan lalu, memang masih sakit seperti biasa yang saya derita, tapi kali ini saya benar-banar takut mati, apakah saya menderita penyakit Wahn?Naudzubillah..
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang,
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
1.      Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
2.      Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
3.      Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
4.      Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
5.       Hidupmu sebelum datang matimu.
HR. Al Hakim

Sebuah kalimat bijak
“Belajarlah! Karena ilmu akan menghiasi ahlinya,dia keunggulan&pertanda semua pujian. Berenanglah ke tengah samudera pengetahuan
Jadi menurut saya sehat adalah kuncinya  jika kita ingin belajar. Semuanya akan terhambat jika kita sedang sakit, jadi saya mngambil sbiah ibrah bahwa manfaatkan Anugrah sehat sebaik-baiknya ... inshaa Allah.. :D
#Mengejar_Sarjana #Menuju_Toga #Proposal #Bersyukur #Healthy #Smile #Fight

SENDIRI MENYEPI (EDCOUSTIC)

Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

benderang di hidupku..

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa..
sendiri menyepi…
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……
seeeeendiri….aku merasa sendiri..

sampai kapan begini
resah tiada bertepi…Ooohh..
Kuingin cahyaMu
benderang di hidupku..


http://musiklib.org/Edcoustic-Sendiri_Menyepi-Lirik_Lagu.htm

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes